Sabtu, 05 Mei 2012

Percaya Diri

Terkadang seseorang merasa dirinya lebih rendah dibandingkan dengan orang lain. Selalu bertanya ngapa aku ngga bisa seperti mereka. Keadaan yang seperti ini yang membuat kita kehilangan rasa percaya diri.
Sebenarnya tuhan telah memberikan kelebihan pada diri manusia, tetapi kita selalu melihat dari sisi kekurangan kita. Agar tercapai  cita-cita untuk seseorang yang telah kritis percaya diri ia harus merubah main set pola pikirnya, ia harus bisa memotivasi diri sendiri. Ia harus belajar mencari jati diri dan mencari dimana potensinya berada. Dengan seperti itu ia akan tahu dimana kelebihan dia dibanding dengan orang-orang disekitarnya sehingga rasa percaya diripun akan kian kuat.
Selamat mencoba

Minggu, 04 Maret 2012

Kepentingan pribadi dan kepentingan bersama

Lebih penting manakah antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama?

Adakalanya kita harus memprioritaskan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi. Sebagai makhluk sosial kita harus mengerti batasan keegoisan untuk kepentingan pribadi.
Kepentingan pribadi terpenuhi akan memunculkan kepuasan batin diri sendiri, namun jika kepentingan bersama yang terpenuhi maka akan memunculkan rasa puas untuk bersama.
Dengan catatan kepentingan tersebut adalah untuk kebenaran.

Sabtu, 03 Maret 2012

Perjalanan Hidup

Kehidupan manusia merupakan perjalanan panjang, melelahkan, penuh liku-liku, dan melalui tahapan demi tahapan. Berawal dari alam arwah, alam rahim, alam dunia, alam barzakh, sampai pada alam akhirat yang berujung pada tempat persinggahan terakhir bagi manusia, surga atau neraka.

Saat ini ada dua teori yang menyesatkan orang banyak. Al-Qur’an dengan tegas membantah teori itu. Pertama, teori yang mengatakan manusia ada dengan sendirinya. Dibantah Al-Qur’an dengan hujjah yang kuat, bahwa manusia ada karena diciptakan oleh Allah swt. Kedua, teori yang mengatakan manusia ada dari proses evolusi panjang, yang bermula dari sebangsa kera kemudian berubah menjadi manusia. Teori ini pun dibantah dengan sangat pasti bahwa manusia pertama adalah Adam as. Kemudian selanjutkannya anak cucu Adam as. diciptakan Allah swt. dari jenis manusia itu sendiri yang berasal dari percampuran antara sperma lelaki dengan sel telur wanita, maka lahirlah manusia.
Rasulullah saw. semakin mengokohkan tentang kisah rihlatul insan. Disebutkan dalam beberapa haditsnya. “Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau orang yang sedang musafir” (HR Bukhari). Dalam hadits lain: ”Untuk apa dunia itu bagiku? Aku di dunia tidak lebih dari seorang pengendara yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya” (HR At-Tirmidzi). 
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2007/02/108/perjalanan-hidup-manusia/#ixzz1o8D4vQPu